Tampilkan postingan dengan label Palestine news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palestine news. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 November 2010

Meshal: Muqawama Masih Solusi Tunggal Bagi Bangsa Palestina

Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Khaled Meshal menyebut perundingan damai telah gagal dan menekankan bahwa muqawama adalah solusi tunggal untuk merebut hak bangsa tertindas Palestina. Meshal, Jum'at sore (5/11) dalam peringatan syahidnya Fathi Shaqaqi, pendiri Jihad Islam di kamp pengungsi Palestina Yarmurk di Damaskus Suriha menandaskan, pemerintah Barack Obama khususnya pasca kegagalannya di pemilu sela Kongres kian lemah dan tidak dapat berbuat demi kepentingan bangsa Palestina. "Oleh karena itu kami tekankan kepada mereka bahwa kami tidak membutuhkan kalian," ujar Meshal.
Meshal seraya mengisyaratkan pentingnya persatuan di antara kubu Palestina menekankan pentingnya upaya melanjutkan perundingan dengan kubu Fatah di Damaskus.
Dalam acara tersebut hadir pula Sayid Ahmad Mousavi, Duta Besar Iran di Suriah. Ramadhan Abdullah Salouk sekjen Jihad Islam dan Sayid Ibarahim Amin as-Sayid, ketua Biro Politik Hizbullah serta berbagai tokoh Suriah dan Palestina.
Fathi Shaqaqi kelahiran tahun 1951 dan membentuk kelompok Jihad Islam di akhir dekade 70-an. Agen-agen Mossad Israel meneror Shaqaqi tahun 1995. (IRIB/IRNA/MF)

Teroris Bernama Israel, Israel is The Real Terrorist

  • Sekarang Anda Akan Menyaksikan
  • Apa yang tidak diingini oleh Israel untuk dunia mengetahuinya
  • Tragedi Penyembelihan beramai-ramai Pertama Kurun ke 21
  • Penyembelihan paling dahsyat dalam sejarah manusia
  • Penyembelihan di Nablus dan Jenin di Palestine
  • Angkara tentara Israel yang ganas …
  • Tempat yang dulunya ceria… kini sepi dan musnah… mayat manusia bergelimpangan di sana sini… hanya dalam masa 10 hari
  • Atas alasan yang konon katanya untuk memerangi keganasan
  • Tetapi mereka gagal melakukan ‘jenazah yang sempurna’
  • PERINGATAN: Gambar-gambar berikutnya adalah tidak berperikemanusiaan dan mungkin mengerikan. Jika anda ingin memberhentikan slideshow ini, tekan Alt + F4 sekarang, tetapi anda tidak akan mengetahui kisah sebenar. Jika anda ingin meneruskannya, sila tekan Space Bar
  • Camp pelarian Jenin yang dimusnahkan oleh bulldozar Israel, kemusnahan yang lebih dahsyat dari gempabumi
  • Bayangkan jika ini adalah rumah anda…
  • Sehinggakan bilik tidur sekalipun tidak selamat…..
  • A “city of ghosts” … ungkapan yang sesuai menggambarkan malapetaka ini
  • Di Jenin serangan dan kemusnahan berlaku, yang berbeda ialah penduduknya tidak dibawa ke camp tahanan, tetapi dibakar hidup-hidup di dalam rumah mereka oleh ‘burning missiles’ …
  • Membakar tubuh manusia tidak memadai, rumah-rumah mereka dimusnahkan terlebih dahulu bagi menghalang mereka melarikan diri …
  • Adakah tubuh lelaki ini dibakar hidup-hidup sebelum ditembus oleh runtuhan bangunan?
  • Berlusin mayat dijumpai di dalam sebuah bilik kecil, pasukan bantuan tidak dapat menjalankan kerja mereka lantaran kekurangan peralatan dan khawatir merebaknya penyakit berjangkit
  • Di Nablus ,penyembelihan tidak dapat di bayangkan..
  • Katakan padaku … dari bagian tubuh manakah potongan daging ini ?
  • Apakah dosa lelaki tua ini dibunuh sedemikian rupa?
  • Lubang besar ditutupi kapas … senjata jenis apakah yang digunakan untuk membunuh lelaki ini ?
  • Tak ada komentar
  • Kepala pecah dan hancur…
  • Badan wanita tua dicincang sampai hancur… di manakah masyarakat antarabangsa?
  • Semoga Allah merahmati para syudaha, semoga mendapat tempat yang mulia di syurga
  • K E N YATAAN
  • Ketika serangan terakhir Israel di Jenin dan Nablus, lebih 500 warga Palestine dilaporkan terbunuh …
  • … Ambulan dan pekerja palang merah dihalang dari merawat penduduk yang cidera oleh tentara Israel
  • Lebih 8,000 Rakyat Palestine ditangkap tanpa kesalahan
  • Apakah peran anda sekarang ? Hanya menjadi penonton? Menangis?
  • Sekali-kali tidak
  • Anda kini telah melihat masalah yang sebenarnya, tetapi lebih banyak lagi yang belum tahu
  • Bertindaklah…
  • Sebarkanlah slideshow ini kepada rekan dan teman…. Supaya mereka juga mengetahui perkara sebenarnya
  • Sama saja, apakah mereka Muslim, Kristen, Budha atau selainnya, selama mereka adalah manusia ….
  • … dan ingatlah selalu
  • Jangan tertipu dengan media barat
  • Carilah kebenaran…

Serangan Israel Terbaru Di Jalur Gaza

Pasca mundurnya Israel dari Jalur Gaza kita semua patut bersyukur. Dan Palestina bisa merasakan kemenangan dimana Allah Swt terlibat di dalamnya. Namun di balik semua ini, Israel telah kembali melakukan serangan terbarunya. Serangan ini tidak menggunakan tank, tentara ataupun fosfor putih. Namun serangan ini berbentuk serangan pemikiran ke rakyat Palestina.
Kondisi Gaza yang hancur lebur telah menarik simpati banyak pihak. Bahkan isu – isu kemanusiaan begitu gencar di lakukan oleh negara negara di dunia untuk membantu rekonsiliasi di Jalur Gaza. Kerugian materi bejumlah trilyunan menjadi beban HAMAS dan bangsa Palestina.
Faksi munafik Al Fatah yang merupakan budak thagut israel mulai berkoar – koar setelah selama 22 hari tidak berbuat apa – apa untuk membela HAMAS dan lebih memilih diplomasi muka dua dengan Israel.

Ironisnya, lagi – lagi Israel mengusulkan agar HAMAS tidak dilibatkan dalam rekonsiliasi di Jalur Gaza. lah..apa urusan Israel? kafir laknatullah itu kembali menunjukkan arogansi untuk ikut campur dalam urusan internal bangsa Palestina. Padahal dari logika demokrasi thagut itu sendiri seharusnya HAMAS lebih punya hak utama karena dia telah memenangkan Pemilu dengan cara yang jujur dan bersih.
Bahkan Israel justru mengusulkan FATAH yang dilibatkan. Kita semua tahu pejabat – pejabat korup di Palestina berasal dari faksi munafiqun AL FATAH. Jelas disini ada strategi licik Israel yaitu ingin merusak Image HAMAS dimata rakyat Palestina.
Agenda tersembunyi Israel sangat bisa tercium, dengan dilibatkannya FATAH dalam rekonsiliasi di Palestina diharapkan rakyat Palestina akan bersimpati pada FATAH dan bisa terbangun opini ‘menyalahkan’ HAMAS. Akhirnya yang terjadi adalah rakyat Palestina akan menganggap sikap keras HAMAS terhadap Israellah yang telah membuat GAZA diserang dan hancur.
Tujuannya apa? ya jelas tujuannya adalah PEMILU Palestina yang sudah dekat. HAMAS sudah kehilangann lebih dari 1000 pendukungnya yang dibantai oleh Israel, dengan adanya strategi pemunculan FATAH dalam rekonsiliasi JALUR GAZA saya sangat yakin ISRAEL sedang coba mencuci pikiran dan hati rakyat Palestina untuk menuai kekecewaan kepada HAMAS lalu bersimpati pada FATAH di pemilu mendatang di Palestina.
Ya inilah serangan terbaru Israel bagi Palestina, ini memang tidak membunuh ribuan rakyat sipil Palestina, tapi ini jelas lebih berbahaya dari serangan 22 hari Israel di Palestina. Karena dengan menangnya FATAH maka agenda mengsekulerkan rakyat Palestina akan lebih mudah bagi ISrael karena mereka sudah memiliki akses masuk dari binatang peliharaan mereka yaitu Mahmoud Abbas dan kawan – kawannya.
Bersiap siagalah!
Oleh Thufail Al Ghifari

Awas!!! Jaringan Penyelundupan Organ Tubuh Israel Kian Menggurita

Polisi Afrika Selatan mengumumkan bahwa Pusat Layanan Kesehatan negaranya juga melakukan aktivitas penyelundupan organ tubuh ke Zionis Israel. Berdasarkan keterangan jaksa umum yang bertanggung jawab dalam kasus ini, jaringan penyelundupan organ tubuh mengincar warga Israel yang miskin, tapi setelah itu jaringan tersebut melebar ke negara-negara lain seperti Brazil dan Rumania. Warga miskin menjadi target jaringan ini. Richard Friedland, Pimpinan Rumah sakit terbesar di Afrika Selatan, Net Care, termasuk pihak yang tertuding dalam kasus penyelundupan organ tubuh yang bekerjasama dengan jaringan Zionis Israel.
Friedland ketika menyinggung kasus ini mengatakan, "Untuk melakukan operasi, pembedah memperoleh imbalan dana yang cukup besar."
Terkait kasus ini, polisi Afrika Selatan sudah mengusut operasi ilegal di Rumah Sakit San Agustin di Durban, sejak tujuh tahun lalu. Operasi ilegal itu dilakukan di bawah pengawasan jaringan penyelundupan organ tubuh milik Zionis Israel. Selama ini, lima dokter bedah ditangkap karena melakuakn operasi bedah ilegal. Dokter-dokter itu menjual organ tubuh itu ke orang-orang kaya di Zionis Israel.
Menurut keterangan jaksa umum di negara ini, warga Zionis Israel bersedia menjual ginjalnya dengan harga 20 ribu USD, sedangkan warga Brazil dan Rumania bersedia menjualnya dengan harga yang jauh lebih murah, yakni 6 ribu USD.
Sebelumnya, Koran The Guardian dalam laporannya menulis, Zionis Israel mengakui mencuri organ tubuh warga Palestina. Menurut laporan dokter-dokter Israel, organ tubuh jenazah Palestina dikeluarkan dan digunakan tanpa izin keluarga mereka. Direktur Lembaga Kedokteran Forensik, Dokter Yehuda Hibs mengatakan, "Para pasukan Israel membunuh warga Palestina dan mengambilnya untuk keperluan pencangkokan."
Kejahatan Zionis Israel tidak hanya terbatas di wilayah Palestina, tapi juga di Ukraina. Berdasarkan data yang ada, 25 ribu anak Ukraina diculik yang kemungkinan terjerat dalam jaringan penyelundupan organ tubuh milik Zionis Israel. (IRIB/PressTV/AR/LV)
 

Kamis, 11 November 2010

Zionis Provokasi Eropa Represif Pada Muslim




 
Nadaf Hahtsani
Belanda, Perancis, Jerman dan Negara-negara lain di Eropa mulai mengenal sejauh mana bahaya dominasi Islam di sana. Telah tiba saatnya bagi mereka untuk melakukan sesuatu. Ketika mereka mulai tidak simpati terhadap kaum muslimin di sana, seolah untuk meyakinkan kita, bahwa tidak ada jalan lagi untuk berdamai untuk bangsa Arab. Padahal sebagian besar penelitian menunjukan adanya perubahan paradigm politik yang dihasilkan dari kondisi tersebut. Sejak saat ini, kita harus mengubah permainan dengan dunia Arab, tukasnya. Demikianlah sikap terakhir sebagian Negara Eropa yang mulai menetang kebangkitan kaum muslimin di sana.
Silih berganti, kampanye demi kampanye penolakan terhadap gerakan Islam yang semuanya menjelaskan paa kita tentang gambaran yang sama bahwa, “Eropa telah mengenal bahayanya hegemoni Islam” yang mengerucutkan pada suatu kesimpulan, bahwa sudah saatnya melakukan sesuatu.

Buah dari pengakuan ini sangat jelas, meningkatnya sentiment anti Islam di beberapa Negara Eropa. Di Belanda misalnya, ketika partai Geert Wilders menang dalam pemilu Belanda dengan mengantongi seperempat suara pemilih. Hal serupa terjadi di Austria, Belgia hingga Scandinavia. Laporan juga menyebutkan, Perancis menolak penggunaan cadar bagi perempun Perancis. Di Swiss masyarakat menolak kumandang adzan di wilayahnya.
Penolakan terhadap keragaman, pada satu sisi menggambarkan perubahan paradigm Eropa. Akan tetapi, tampak jelas bahwa koreksi Markel yang menolak bersosialisasi dengan Islam, tidak akan lama bertahan. Markel dan semisalnya, mulai paham apa yang didengungkan sejumlah pihak di Eropa sejak beberapa tahun terakhir, bahwa kebanyakan kaum muslimin atau bangsa Arab tidak komitmen dengan gaya barat, bahkan mereka sangat konsen untuk menerapkan masa-masa kegelapan bagi Eropa.
Kalau di Eropa mulai menarik suatu kesimpulan, di beberapa bagian Belanda bahkan sudah menerapkan perseteruan, tanpa khawatir adanya isyarat perdamaian. Bagi Markel dan sejumlah politisi lain, kesimpulan ini mengkristal pada satu konklusi untuk menghentikan imigran Arab dan perkembangan Islam di sana. Mereka juga punya permusuhan hakiki terhadap dunia Arab yag semakin kentara.
Di Amerika Serikat, kaum muslimin dan bangsa Arab tidak dipandang sebagai dua bangsa, secara khusus. Demikian juga di pemerintahan mayoritas mendukung keberadaan kaum muslimin. Perubahan tidak adanya dukungan terhadap bangsa Arab ditinjau dari sisi perubahan dukungan terhadab bangsa Israel yang masih stabil seperti sedia kala.
Di bawah pemerintahan Obama, Amerika seolah berlomba dengan Uni Eropa dalam memahami betapa bahayanya Islam untuk mereka. Perubahan lebih besar dalam hal ini,  mendorong rival-rival kaum muslimin tambah mendukung Israel.
Apa yang membedakan kedua sisi ini adalah pemahaman mereka terhadap sejauh mana bahaya yang mengancam peradaban barat, yahudi serta Kristen, mengingat semua luasnya kecendrungan dunia terhadap Islam. Semakin banyak orang yang paham, bahwa Ahmadi Nejad bukanlah masalah bagi kita saja. Kecenderungan ini menunjukan dukungan terhadap Israel menjadi semakin kuat, terutama dari kalngan ultra kanan Eropa yang saat itu dianggap sebagai pihak anti Smith, sebagaimana terjadi di Australia, misalnya.
Di pihak lain, politisi Eropa semisal Wilders dari Belanda, justru lebih keras ketimbang perdana meteri Israel dari kalangan ultra kanan. Eropa akhirnya bangkit, walau terlambat, namun mereka mulai bereaksi.

Dimanakah Keadilan Internasional?






Amjad Arar
Di hadapan sorotan dunia, Israel menjajah Palestina, mengusir jutaan warganya, membunuh ratusan penduduk, wanita, anak-anak dan orang tua. Menangkapi penduduk Palestina yang berada di kamp pengungsian mereka di Yordania, Libanon, Tepi Barat dan Gaza. Israel melanjutkan keserakahannya, menjajah wilayah Arab yang berdekatan. Sejak didirikan, Israel belum pernah sekalipun membiarkan masa berlalu tanpa tindakan permusuhan.
Beberapa waktu lalu, kota Kafr Qasim memperingati peristiwa 15 tahun pembantaian yang dilakukan Israel yang menelan korban 49 orang meninggal, terdiri dari wanita, orang tua dan anak-anak. Beberapa wilayah Palestina, Deir Yassin, Thanturah, Dawaimah, Shabra dan Shatila, Qana, Bahr Baqar, dan Hamamat Syat juga memperingati para syuhada mereka. Konvoi syuhada pun tidak berhenti sampai disitu.
Israel menyerang Iraq dan Tunisia, menggelar puluhan kejahatan pembunuhan di Negara-negara Arab dan beberapa Negara Eropa. Bahkan agen-agen Mosad bertebaran di pos pemeriksaan pasport dan tempat umum, melakukan spionase, penangkapan dan pembunuhan. Dunia memposisikan Israel berada di atas hukum internasional, tidak bisa dijamah oleh legalitas hukum internasional. Dunia berhadapan dengan arogansi Israel sebagai entitas yang dilindungi. Pesawat-pesawat tempurnya menembus angkasa yang dekat maupun jauh, tanpa peduli teritorial udara dan kedaulatan suatu negara. Kemudian keluar dengan penuh keangkuhan memprotes upaya Negara membentengi wilayah udaranya dan menyatakan, seharusnya negara Fulan tidak melarang pesawat kami terbang.
Di bawah sorot dunia, Israel melakukan aksi brutal menyerang setiap kapal yang membawa susu untuk anak-anak Gaza yang diblokade sebagai hukuman atas pilihan demokrasi, yang hidup di reruntuhan setelah perang yang menghancurkan dan serangan bom fosfor putih. Sembilan warga Turki menemui ajalnya syahid dalam aksi brutal Israel terhadap kapal mereka di perairan internasional. Dunia hanya menonton, meski tarian Israel malam dan siangnya adalah pelanggaran terhadap HA dan hukum internasional. Selanjutnya Benjamin Netanyahu berdiri di hadapan para komandan dan prajurit angkatan lautnya untuk berbangga atas aksi pembantaian itu. Menantang tuntutan Turki dan melecehkan keputusan Dewan HAM internasional (PBB) yang mengutuk pembantaian yang dianggap sebagai kejahatan perang. Netanyahu berdiri layaknya seseorang yang memandang dunia sebagai kawanan semut, dan berbicara tentang integritas para pembunuh.
Di hadapan semua lembaga HAM, Israel menggiring ribuan warga Palestina dan Arab ke penjara. Di antara mereka terdapat anggota legislatif, para tokoh politik, orang sakit, wanita dan anak-anak. Israel menggunakan UU darurat penjajah yang membolehkan perpanjangan masa tawanan tanpa aturan dan bahkan menyandarkan kepada UU militer penjajah. Dari kegelapan penjara, sedikit terungkap apa yang terjadi disana; pelecehan terhadap kehormatan tawanan, laki-laki dan wanita.
Kesenangan Israel melakukan penyiksaan, lewat jepretan kamera dan joget hina mereka. Keadilan internasional berbeda dengan standar Israel. Dunia tidak berfikir dan tidak mengakui kebaikannya kecuali dengan satu orang tawanan tentara Israel, Gilad Shalit yang ditawan kelompok perlawanan di Gaza.
Buldozer-buldozer Israel merampok dan menghancurkan tanah dan rumah-rumah warga Palestina. Mempermainkan UU seperti adonan yang digunakan untuk melayani rencana pengusiran pemilik tanah dan rumah. Mencuri tanah dan menghancurkan rumah-rumah Palestina. Para pemukim Yahudi menodai tempat-tempat suci, membakar masjid dan gereja. Membakar pepohonan zaitun, merampok buahnya dan menyerang para petani. Menabrak anak-anak dengan mobil mereka, namun mereka selamat dari tembakan dan borgol tahanan.
Demikianlah keadilan internasional mendefinisikan dirinya. Selama subyeknya Israel dan obyeknya Arab, maka dunia menutup mata. Kehormatan Arab tidak berharga. Hak-haknya dalam timbangan keadilan internasional adalah nol. Begitulah, keadilan internasional bersikap bodoh terhadap penjahat perang Israel, mereka mencari para penjahat di rahim-rahim ibu dan klinik-klinik bersalin. (qm)